Karyawan

Darmo Gandul dikenal sebagai karyawan yang pelupa dan kerjanya sangat lelet. Ia pernah disuruh memindahkan buku dari kantor ke gudang. Ia pindah dengan membawa satu-persatu buku itu, sehingga sangat lama. Melihat kerja Darmo Gandul bosnya mau memecatnya. Mendengar ancaman bosnya, ia pun mulai memperbaiki diri. Suatu ketika bosnya Darmo menyuruh untuk beli obat, ia tak mau lagi mengecewakan bosnya. Sehingga ia membelikan semua keperluan bosnya dengan cepat dan mencoba tidak lelet lagi. Setelah Darmo kembali, ia membawa obat beserta apotekernya, dokter, dan tukang gali kubur. Melihat hal itu, sang bos pun bertanya.

Bos: “kenapa kamu membawa ini semua, aku kan hanya menyuruhmu membeli obat sakit kepala aja?”

Darmo: “begini bos, misalnya bapak kalau minum obat ini, tapi belum sembuh aku sudah membawakan dokter”

Bos: “oh…begitu.bagus-bagus, lalu kenapa kamu juga membawa tukang gali kubur”

Darmo: “jadi begini bos, misalnya bos sudah dirawat oleh dokter dan tidak sembuh. Lalu bos meninggal, aku udah membawakan tukang gali kubur, gimana bos, KERJA SAYA BAGUS KAN?”

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s