Mimpi

Malam ini adalah malam yang panjang bagi Darmo Gandul, sang pembuat jejak itu telah menjadi seorang yang mempunyai sebuah mimpi, ia sedang memikirkan untuk mendapat biasiswa ke inggris. ia ingin kuliah disebuah universitas yang ia lihat disebuah buku diperpustakaan. Universitas itu adalah cambrige univesity. Sebuah mimpi yang besar, butuh pertumpahan darah di otakku, tapi dengan mimpi itu, ia mampu menjalani waktu dengan begitu mudah. Pada suatu hari, ketika ia mulai mendaftarkan kuliah, ia bertemu seorang panitia penerimaan mahasiswa. Saat itu Darmo Gandul diwawancara.

Darmo: “permisi pak, maksud kedatanganku kesini adalah ingin kuliah disini”

Panitia: “apa istimewanya kamu dengan orang lain?”

Darmo: “saya punya mimpi pak”

Panitia: “mimpi apa?”

Darmo: “saya punya mimpi kuliah di inggris”

Panitia: “maaf saya tidak bisa menerima anda”

Darmo: “kenapa pak?”, saya juga punya semangat yang tinggi”

Panitia: “bukan begitu anak muda”

Darmo: “lalu apa pak?”

Panitia: “masalahnya aku juga punya mimpi”

Darmo: “mimpi apa pak”

Panitia: “saya dari dulu pernah bermimpi, memolak calon mahasiswa yang ingin kuliah di inggris, KAMU HARUS MENGHARGAI MIMPI SAYA”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s