Bandung Lautan Sampah

Pada suatu sore, Darmo Gandul jalan-jalan dikota Bandung. Ia bertemu dengan orang Bandung. Lalu mereka mengobrol banyak mengenai Bandung. Darmo Gandul tak percaya kota Bandung telah berubah.

Darmo: “mas, sekarang itu kota Bandung sudah banyak berubah ya”

Orang itu: “ya mas, sekarang sudah tambah ramai dan sesak”

Darmo: “harusnya julukan “kota kembang” itu diganti saja”

Orang itu: “diganti apa mas?”

Darmo: diganti “kota sampah”

Orang itu: “APAAAA!…”

Setelah beberapa saat, Darmo Gandul meneruskan percakapan itu.

Darmo: “maaf, itu kenyataan kan?”

Orang itu: “iya sih”

Darmo: “seandainya Ismail Marzuki belum meninggal, mungkin ia akan menganti lirik terakhir dalam lagu “Halo-Halo Bandung” yaitu “….Bandung lautan api” menjadi “BANDUNG LAUTAN SAMPAH”

Orang itu: “APPPPAAAAA!….”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s