Ditolak Cinta

Pada suatu hari, Ayu mengunggapkan perasaannya kepada Darmo Gandul. Ayu ingin membacakan sebuah puisi sebelum memyatakan perasaaannya

Ayu: “yank, aku mau ngomong ma kamu”

Darmo: “ya..apa?

Ayu: “sayang, bagiku kau adalah sang mentari yang menyinari hatiku yang gelap

Darmo: “oh….”

Ayu: “bagiku kau adalah sang rembulan yang memancarkan cahaya terang dijiwaku yang kelam”

Darmo: “oh….”

Ayu: “aku adalah orang paling miskin, jika kau pergi dariku”

Darmo: “oh….”

Ayu: “aku adalah orang yang paling bodoh, jika menolak lelaki setampan kamu”

Darmo: “udah ya…..sebenarnya kamu mau ngomong apa sih?”

Ayu: “kesimpulannya, aku tidak bisa mencintaimu lagi, ada orang lain yang lebih dari kamu”

Darmo: “OH!…No!….

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s