Menyiram Pohon

Pada suatu hari, Darmo Gandul mengikuti pelajaran biologi. Dalam kelas itu, pak guru menyarankan kepada semua muritnya untuk menanam pohon. Pak Guru memintanya untuk merawatnya dengan baik agar pohon itu bisa tumbuh dengan subur. “rawatlah pohon itu seperti kita merawat diri kita sendiri,” saran pak guru. Setelah mendengar saran itu, Darmo Gandul pun menanam pohon dan merawatnya seperti ia merawat dirinya sendiri, seperti saran pak guru.

Setelah satu bulan, pak guru menanyakan kepada semua muritnya mengenai pohon yang ditanamnya. Ketika pak guru bertanya kepada semua siswa, ternyata pohon yang ditanamnya telah tumbuh dengan subur. Tapi ada seorang siswa yang mengangkat tangannya, ia adalah Darmo Gandul. Ia ternyata mempunyai masalah dengan pohon yang ditanamnya dan ia pun mulai bertanya dengan pak guru.
Darmo: “pak pohon saya malah mati ya?”
Pak guru: “sudah kamu rawat dengan baik tidak?”
Darmo: “sudah pak, setiap malam aku siram pohon itu.
Pak guru: “emang kamu siram pakai air apa?”
Darmo: “pakai air panas pak?”
Pak guru: “lhoooo????…qo air panas sih?”
Darmo: “katanya bapak kita harus merawat pohon itu seperti merawat diri kita. Oleh karena itu, saya menyiram pohon itu dengan air panas. Soalnya suasana setiap malam sangat dingin, BIAR HANGAT YA AKU SIRAM DENGAN AIR HANGAT!!!…”
Pak guru: “Ya gak gitu juga kali!!!……”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s