Meminjam Sapi

Di desanya Darmo Gandul dikenal orang yang mempunyai banyak sapi. Sering sekali tetangga sebelah rumahnya meminjam sapinya untuk membajak sawah. Pada suatu hari, tetengga sebelah rumahnya meminjam sapi Darmo Gandul. Tetangga sebelah rumahnya itu dikenal orang yang suka meminjam, semua hal yang disukai pasti di pinjam. Sampai seluruh barang-barang dirumahnya hasil dari meminjam. Pada suatu hari, ia kerumah Darmo Gandul.

Tetangganya: “pak, bolehkah saya meminjam sapi bapak?”

Darmo: “untuk apa pak?”

Tetangganya: “untuk membajak sawah pak”

Darmo: “wah sapi saya sudah saya jual semua, gimana pak”.

Kali ini Darmo Gandul membohongi tetangganya. Karena sering sekali tetangganya meminjam sehingga banyak sapinya yang kurus akibat digunakan untuk mengangkat barang yang terlalu berat.

Tetangganya: “masak sih pak, sapi segitu banyak qo dijual semua, gak mungkin?”.

Darmo: “benar pak( mencoba meyakinkan)

Tetangganya yang mendengar hal langsung pergi, tetapi belum berjalan jauh. Ia mendengar sapinya Darmo Gandul mengeluarkan suara, sehingga tetangganya kembali lagi untuk menghampiri Darmo.

Tetanggannya: “pak!,pak!. Tadi saya mendengar sapinya bapak mengeluarkan suara. Saya tidak percaya kalau sapi bapak sudah dijual semua”.

Darmo: “bapak lebih percaya saya atau sapi saya?”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s