RUU Kumpul Kebo

Saat ini, DPR RI sedang membahas mengenai UU Kumpul Kebo, untuk memasukannya kedalam pasal KUHP. Saat pembahasan di gedung DPR, banyak perdebatan yang terjadi. Salah satunya dari Faksi MonHim (Moncong Hitam) yang dipimpin oleh Darmo Gandul.

Darmo Gandul: “Intruksi ketua, saya tidak setuju dengan UU ini, karena ini membutuhkan anggaran khusus dan juga Lapas yang khusus”

Ketua DPR: “Maksud Anda apa?”

Darmo Gandul: “Di Indonesia kan banyak orang yang kumpul kebo, kalau dimasukan dalam KUHP maka Penjara akan penuh dan juga membutuhkan biaya yang besar untuk makan para pelaku”

Ketua DPR: “Benar juga, lalu apa hukuman yang tepat untuk para kumpul kebo”

Darmo Gandul: “Kita pakai hukum Islam saja, jika ada orang yang mencuri dipotong tangannya kalau ada orang yang kumpul kebo kita potong Anu-nya saja. Gimana pak?”

Ketua DPR: “Jangan-jangan!!!”

Darmo Gandul: “Kenapa pak?”

Ketua DPR: “Aku belum siap”

Darmo Gandul: “Waduh”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s