Eyang Kubur

 

Sebagai seorang wartawan, Darmo Gandul ingin mengetahui berita mengenai istri eyang Kubur. Ia ingin mengetahui mengapa dari kedelapan istrinya, ia hanya menceraikan tiga orang saja padahal menurut MUI, Eyang Kubur harus menceraikan empat istri.

Darmo Gandul: “Eyang, mengapa Anda hanya menceraikan tiga istri Anda padahal Anda diminta MUI menceraikan empat istri Anda sehingga istri Anda tinggal empat?”

Eyang Kubur: “Kalau istri saya tinggal empat yang gak sempurna, kan empat sehat lima sempurna hehehe”

Darmo Gandul: “Lho istri kok kayak makanan (berkata dalam hati)”

Advertisements

Semua Punya

Suatu hari, Darmo Gandul mengajak Ayu mengobrol di sebuah café. Saat di café, Darmo Gandul bertemu Toni teman SMA yang dulu sering mengejek Darmo karena tidak pernah punya pacar. Darmo Gandul dengan bangga memperkenalkan Ayu kepada Toni.

Darmo Gandul: “Lihat ini pacar saya, kenalkan namanya Ayu”

Toni: “Wah hebat kamu sekarang sudah punya pacar, lalu apa yang dimiliki pacarmu?”

Darmo Gandul: “Apa aja punya”

Toni: “Pekerjaan?”

Darmo Gandul: “Punya”

Toni: “Harta warisan?”

Darmo Gandul: “Punya”

Toni: “Jabatan?:

Darmo Gandul: “Punya”

Setelah beberapa saat, pelayaan memastikan pesanan yang diminta Darmo Gandul.

Pelayaan: “Susu, Darmo?”

Darmo Gandul: “Punya”

Ayu: “Maksud Loe?”

Darmo Gandul: “Hehehe”

Menuruti Permintaan

Suatu ketika Darmo Gandul sangat kebingungan untuk menuruti permintaanya Ayu, namun karena rasa cinta Darmo Gandul yang tulus kepada Ayu akhirnya ia pun melakukan apapun yang diminta Ayu.

Ayu: “Aku laper”

Darmo Gandul: “Ya udah aku masakin”

Ayu: “Aku capek”

Darmo Gandul: “Ya udah aku pijitin”

Ayu: “Aku haus”

Darmo Gandul: “Ya udah aku buatin minum”

Ayu: “Aku ngantuk”

Darmo Gandul: “Ya udah aku tidurin”

Ayu: “What???!!!”

Darmo Gandul: “Ups!”

Sekarang Darmo Gandul sudah menjadi orang yang kaya raya dan ia ingin bertemu dengan Ayu untuk memberikan sesuatu yang mahal dan berharga. Darmo Gandul mengajak Ayu untuk makan malam disebuah lestoran yang mewah.

Darmo Gandul: “Ayu, aku ingin memberikan perhiasaan ini untukmu sekaligus uang 500 juta ini tapi kau harus menjadi kekasihku”

Ayu: “Darmo Gandul, Cinta itu tidak bisa dibeli dengan perhiasaan dan uang 500 juta tapi cinta itu murni dari dalam hati”

Darmo Gandul:  “Ya sudah 600 juta, gimana?”

Ayu: “Sekali lagi ya, cinta tidak bisa dibeli dengan uang titik”

Darmo Gandul: “Ya sudah 1 M, gimana?”

Ayu: “Maksudku cinta tidak bisa dibeli dengan Uang Sedikit”

Darmo Gandul:  “Semua wanita sama saja (berkata dalam hati)”

Punya Pacar

Setalah 6 tahun, Ayu mulai sadar akan besarnya rasa cinta Darmo Gandul kepadanya dan Ayu ingin mengatakan perasaanya kepada Darmo Gandul. Akhirnya, Ayu meminta Darmo Gandul untuk menemuinya.

Ayu: “Darmo Gandul, sudah lama sekali ya kita tidak bertemu”

Darmo Gandul: “Ya Ayu, ada apa ya, tumben minta aku menemuimu”

Ayu: “Darmo, setelah 6 tahun aku mulai sadar bahwa kau adalah lelaki yang sungguh-sungguh mencintai aku. Aku ingin kau menjadi kekasihku”

Darmo Gandul: “Sorry-sorry aja, saya sudah punya pacar banyak”

Ayu: “beneran kamu?, emang siapa aja pacar kamu?”

Darmo Gandul: “Emang masalah buat loe?”

Ayu: “Ayolah Darmo kali ini aja, beri tahu aku. Dia sangat beruntung sekali bisa mendapatkan lelaki yang baik seperti kamu, tolonglah beritahu aku siapa pacar-pacarmu”

Darmo Gandul: “Okeh…Pacarku Jono, Budi dan Toni”

Ayu: “What???!!!!”

 

 

Kambing

Suatu hari Darmo Gandul mengajak Ayu ke sebuah kebun binatang.Mereka berdua melihat berbagai binatang didalam kandang. Saat mulai lelah mereka pun  duduk disebuah taman.

Darmo Gandul: Yu, binatang apa yang kamu sukai?

Ayu: Kucing.

Darmo Gandul: Yu, Aku sebenarnya ingin mengatakan sesuatu.

Ayu: Apa?

Darmo Gandul: kamu itu sebenarnya KAMBING.

Ayu: Apa??????

Darmo Gandul: K itu keren, A itu Asik, M itu manis, B itu baik, I itu imut, N itu Ngangenin, G itu gaul.

Ayu: Co cweet….Aku memang kambing hehehe

Darmo Gandul: akhirnya sadar juga hahaha

Batman

Suatu hari Darmo Gandul mengajak Ayu ke taman. Ia ingin mengungkapkan satu hal yang sangat penting. Ia ingin mengungkapkan satu rahasia besar dalam hidupnya.

Ayu: Kenapa kamu ajak aku ke taman ini. Apa ada hal penting yang ingin kamu katakan?

Darmo: Iya ini sangat penting sekali, tapi tolong jangan pernah beri tahu orang lain. Ini rahasia kita berdua. Janji ya?

Ayu: Iya Janji, tapi apa sih aku penasaran?

Darmo: ini rahasia, jadi jangan pernah beri tahu orang lain.

Ayu: iya-iya janji. Emang apaan?

Darmo: aku itu sebenarnya Batman.

Ayu: What?????!!!!…trus gue harus bilang wow gitu.

Darmo: Ni cius lho…